Blora, 23 0ktober 2008
Untuk pertama kalinya dalam hidupku, nonton wayang sampai pagi (acara nikahan teman).
Dari jam 8 malam sampai menjelang subuh, kutonton sampai selesai, mudeng ga mudeng yang penting nonton
.
Kok Pak Dalang ga cape’ ya…?
Dari sedikit obrolan dengan temanku (si pengantin pria) yang kebetulan adalah keponakan sang dalang, ternyata profesi sebagai dalang (dalang beneran lho, bukan dalang lain2) cukup menjanjikan juga. Ironisnya, dalang2 muda sudah susah dicari..
Oke.. buat teman2 yang punya anak/saudara yang ingin belajar jadi dalang, jangan ragu2 .. he he
Dan satu lagi, mari kita jaga jangan sampai kesenian kita ini diaku2 oleh tetangga sebelah lagi…
Lebaran kali ini, seperti lebaran tahun2 sebelumnya kusempatkan menengok makam Eyangku di Sleman dan Semarang (bergota).